Langsung ke konten utama

Foto Adalah Sebuah Memori

Foto adalah sebuah memori. Karena dengan melihatnya saja, kita dapat teringat akan sesuatu.
Meskipun tak berwujud tiga dimensi yang memiliki ruang ataupun volume tetapi kita tetap dapat merasakan dengan indra penglihatan kita.
Dari penglihatan itulah kita dapat teringat akan suatu moment yang terekam dalam memori.
Maka, jangan pernah melewatkan moment-moment indah dalam jepretan dua dimensi.

Karena moment adalah kesempatan.
Dan kesempatan jarang datang untuk kedua kalinya.
Biarpun datang untuk kedua, ketiga, atau kesekian kali pun belum tentu dengan kesempatan yang sama.
Dan kesempatan itu erat kaitannya dengan waktu, sementara waktu tak dapat diputar kembali.
Jadi kita tidak dapat mengulang moment di waktu yang sama.

Itulah mengapa moment begitu berharga.
Tetapi moment berharga takkan berarti jika pada akhirnya terlupakan.
Moment berharga tak cukup berarti jika kita tidak mengabadikannya dalam memori.
So, kita tau bahwa foto itu penting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ADVERTISING BRIEF : Sekilas Tentang Periklanan

Hai sobat-sobatku, lama banget nih ngga nge-blog. Yah, apalagi kalo bukan karena sibuk dan males.. hehe.. :D Oke, kali ini saya akan membahas mengenai Advertising Brief nih, dimana materi ini saya peroleh dari hasil perkuliahan mata kuliah Penulisan Naskah Iklan. Langsung saja, cekidot! ADVERTISING BRIEF Client Brief Brief Klien berupa data mentah yang masih harus diolah yang didapat dari informasi klien hasil pertemuan/wawancara dengan Account Executive terkait dengan hal-hal sebagai berikut: 1. Brand and Produk Knowledge          Strategi produk ada perubahan atau tidak dari yang telah ada          Informasi bentuk fisik dan non fisik produk          Feature dan benefit produk         Diferensiasi,USP produk dari kompetitor 2. Harga Strategi penetapan harga produk 3. Distribusi/Tempat Strategi distr...

STRUKTUR PENULISAN ADVERTORIAL

Dalam hal membuat advertorial perlu adanya tatanan yang tepat dalam penulisannya. Untuk itu harus memperhatikan struktur penulisan advertorial supaya advertorial menjadi tepat dan sesuai. Berikut merupakan ulasan mengenai struktur penulisan advertorial. STRUKTUR PENULISAN ADVERTORIAL •       Sistem 5W + 1H : a.     What , informasi tentang apa b.     Where , dimana tempatnya c.     When , mengenai kapan waktunya d.     Who , tokoh yang menjadi berita e.     Why , mengungkap mengapa f.       How , menjelaskan tentang bagaimana •    Pembuka (intro) , pada bag. pembuka advertorial mempunayi fungsi menarik perhatian pembaca terhadap artikel tersebut. Penulisan intro dapat menggunakan gaya bahasa: naratif, deskriptif, kutipan ataupun sapaan kepada khalayak. •       Isi (batang tubuh) , berisi tentang penjelas...

Bagaimana?

“ Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja? Trus mengingatmu, memikirkanmu, semua tentang dirimu.. ” Mungkin potongan lirik lagu dari Judika ini bisa dijadikan satir. (Khusus potongan lirik ini) Setiap hari aku berusaha lari, tak mau menoleh ke belakang, dan terus menatap kedepan. Kenapa? Karena setiap sedetikku melihatnya lagi, aku terus mengingatnya, memikirkannya, semua tentang dirinya. (Bahkan dalam bunga tidurku..) Aku tak mau dengan perasaan seperti ini yang selalu bimbang dan penuh tanda tanya. Aku harap semua yang terbaik. Semoga aku menemukan titik terang. Aamiin..🙏🏻 Tarakan, 2022